RENDI (18) hidup dalam keyakinan yang ia bangun untuk menutupi rasa sepinya. Namun, sebuah kejadian membuatnya mulai mempertanyakan apa yang selama ini ia percaya. Perlahan, realitas yang ia kenal mulai berubah dan membawa Rendi pada sebuah kenyataan yang sulit ia terima. Di tengah semuanya, pesan dari sang ibu menjadi satu-satunya hal yang terus ia ingat.