Sardiri (45) seorang penjual bakso yang berjuang mencukupi kebutuhan sekolah anaknya. Ia
merupakan salah satu korban pungutan liar yang dilakukan oleh beberapa preman. Namun saat
Sardiri melaporkannya pada program “Lapor Petugas, Langsung Gas”. Bukannya mendapat
perlindungan, Sardiri justru melewati peristiwa yang mengantarkannya pada pintu bahaya.