Dalam keluarga sederhana, Aurel (P/20) hidup dengan menyembunyikan karirnya karena bersebrangan paham dengan orang tuanya. Sementara kakaknya, Fajar (L/24) dituntut untuk selalu kuat dan tidak pernah mengeluh. Dia dipaksa untuk segera mencari pekerjaan tetap dan selalu dibandingkan dengan orang-orang seusianya. Aurel yang sudah muak akan tuntutan sang Ayah (L/54), akhirnya berani menyuarakan isi hatinya sehingga terjadi pertengkaran hebat. Sementara sang ibu (P/45), hanya berdiri kebingungan, tidak tahu harus berbuat apa. Di sisi lain, Fajar hanya terdiam di dalam kamar mendengarkan keributan dengan wajah penuh rasa khawatir, Ia dilema antara membantu Aurel untuk memperoleh kebebasan yang mereka cari atau diam mengikuti keinginan orang tuanya karena takut akan memperburuk keadaan. Malam itu pun diakhiri dengan pergi nya Aurel dari rumah. Pada siang hari Aurel kembali ke rumah hendak mengambil barang barangnya. Namun saat telah mengemas barangnya dan hendak pergi, Aurel .bertemu Ibu. Ibu mengejar dan menahan Aurel yang tengah berjalan pergi. Ibu menasehati Aurel dan akhirnya melepaskan kepergian anaknya.