Sinopsis Diujung Ombak
Setelah kehilangan kedua orangtuanya karena badai saat sedang melaut.
Ombak (19) terpaksa memikul beban dan tanggung jawab besar sebagai kepala
keluarga. Walaupun mereka hidup di desa pesisir yang keras namun penuh
harapan. Ombak harus berhenti sekolah dan menjadi Nelayan demi menghidupi
dirinya dan adiknya. Harapan terbesarnya adalah adiknya, Umar (18) bisa kuliah
dan meraih mimpi yang dia inginkan dari kehidupan yang miskin namun
kehidupan tak selalu berjalan mudah ditengah himpitan ekonomi, dan godaan
jalan pintas, ombak tetap teguh pada pendiriannya